Fasih Radiana

Kalau kamu termasuk penulis dengan genre komedi, apa akan jadi sempurna tanpa tawa pembaca? Jadi, jangan pernah terbesit, kalimat asmara membuatmu kehilangan harga. Karena cinta seperti satuan terkecil yang melengkapi jutaan angka. Cinta juga yang menjadikanmu mampu membuat mereka melengkungkan tawa. Cinta bukan kisah tentang mereka yang membuat hidupnya seakan selalu kecewa, membuat hatinya terlihat selalu meluka. Cinta hanya menawarkan berbagai macam rasa. Terserah, mau pilih yang mana. Meski bukan karena seseorang yang mengelokkannya, percayalah, someday LOVE will find you. Karena cinta selalu mengajariku menyimpulkan hidup dengan lebih sederhana.
Showing posts with label renungan. Show all posts
Showing posts with label renungan. Show all posts

Monday, May 20, 2013

Cinta, Tunggulah Sebentar Lagi


Cinta. Aku tahu kau sudah bosan melumatnya. Membaca kalimat yang itu-itu saja. Tapi mereka yang membenci cinta hanya ada dua alasan yang masuk akal: Ia tak pernah merasakan cinta, atau ia terlalu sering merasakannya. Dan aku tak perlu tahu kau termasuk yang mana.

Cinta. Kau mungkin sedang jatuh di dalamnya. Mungkin juga baru saja dipatahkan olehnya. Kita tak pernah tahu kapan rasa itu bermula, tak pernah mengira di mana bertemu, dan bagaimana bisa begitu cepat tumbuh dan merangsuk makin dalam. Kita tak pernah diberitahu, kita tak pernah diberi peringatan untuk menamainya cinta.

Cinta. Itukah kamu? Itukah kamu yang kupandangi dari jauh. Itukah kamu yang kudengar padahal kau tak berbicara apa-apa. Itukah kamu yang aku tak tahu seperti apa bentuknya. Itukah kamu yang akan jadi jawaban dari segala tanda tanya?

follow me @fasihrdn

Cinta. Aku tak pernah berani menyebut apa yang menggelitik ini dengan sebutan sakral. Kita hanya bisa merasakan tanpa perlu pernyataan. Rindu yang tentu saja teruntuk kamu, apa perlu kuyakinkan kembali?

Saturday, May 11, 2013

Penghabisan!


Kali ini bukan puisi
Bukan juga prosa, hanya aku yang sedang berbicara
Untuk kau dengar, untuk kau nikmati setiap ucapannya

Pejamkan matamu, kubilang pejamkan matamu!
kau bisa mengeja setiap hurufnya
kau artikan apa yang tersembunyi di dalamnya
tentang apa aku berkata
untuk apa aku bersuara
siapa sebenarnya kita?

Sunday, March 31, 2013

Jangan Menunda Kebahagiaan!


Remaja di era globalisasi ternyata krisis rasa syukur.

Bahwa salah satu cara menempuh kebahagiaan adalah dengan memperkuat iman. Dan bersyukur sebenarnya suatu yang sederhana namun sangat sulit dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari. Jangankan anak muda yang masih dalam proses pencarian jati diri, yang sudah hidup berpuluh-puluh tahun saja mungkin masih banyak yang belum bisa menikmati kehidupannya.



Di sini saya bukan mau menasihati apalagi menggurui. Saya hanya akan berbagi. Saya mengingatkan kamu dan terutama diri sendiri. Untuk terus menikmati apa yang kita punya bukan menjadi yang selalu meratapi kesulitan yang kita punya. Hakikat kehidupan di dunia memang selalu bertemu dengan kesulitan yang datangnya dari Tuhan, mana ada yang sempurna?




Kamu tak akan pernah tahu apa itu bahagia sebelum kamu berhenti merasa kehidupan orang lain jauh lebih indah.