Fasih Radiana

Kalau kamu termasuk penulis dengan genre komedi, apa akan jadi sempurna tanpa tawa pembaca? Jadi, jangan pernah terbesit, kalimat asmara membuatmu kehilangan harga. Karena cinta seperti satuan terkecil yang melengkapi jutaan angka. Cinta juga yang menjadikanmu mampu membuat mereka melengkungkan tawa. Cinta bukan kisah tentang mereka yang membuat hidupnya seakan selalu kecewa, membuat hatinya terlihat selalu meluka. Cinta hanya menawarkan berbagai macam rasa. Terserah, mau pilih yang mana. Meski bukan karena seseorang yang mengelokkannya, percayalah, someday LOVE will find you. Karena cinta selalu mengajariku menyimpulkan hidup dengan lebih sederhana.

Monday, June 18, 2012

Cintaku Berbeda



Kamu bilang kamu bukan yang pantas bersanding denganku.

Kamu menyuruhku menjauh sebab kamu baru saja mengakui sesuatu. Kamu bilang struktur garismu melengkung, menjauhi garis menuju Tuhan. Kamu bilang kamu  rusak. Kamu juga bilang kamu tak perlu dicintai terlalu dalam karna kamu bukan yang pantas dipuja oleh rasa. Sekali lagi kamu mengulangnya, kamu seseorang yang sudah rusak.

Kamu memintaku memikirkannya benar-benar. Sebelum jatuh terlalu jauh bersamamu. Sebelum nanti menyesal mencintaimu. Kamu mencoba menguji seberapa setiaku bukan karna siapa kamu. Bukan itu yang aku mau, aku ingin kamu tahu sesuatu. Perhatianku bukan yang terpusat pada hal-hal biasa. Aku mencintai kekuranganmu seperti aku ingin kamu pun melakukan hal yang sama. Melengkapi bagian yang sempat meretak hilang. Mengajariku sesuatu yang belum bisa ku lakukan dengan baik

Aku bilang aku di sini untuk menjadikanmu pantas menyandingku.

Aku tak kan memaksamu menjadi siapa dengan keadaan yang bagaimana. Aku hanya ingin meluruskan yang masih bengkok, sayang. Aku bukan wanita kebanyakan, yang akan menjamu mu dengan hasrat. Aku ingin kamu mencintai Tuhanmu seperti Tuhan menyematkan cinta diantara kita. Aku ingin kamu mengenal siapa Dia, yang punya kuasa terhadap segala rasa. Aku bukan wanita kebanyakan, bukan lagi yang hanya bertanya sedang apa. Aku jauh lebih dari sekedar peduli kamu sudah makan atau belum. Aku ingin kamu bahagia bukan hanya sekarang di sini saja, tapi juga saat waktu sudah berbalik memutar arah. Saat yang bertahan hanya mereka yang tau arah.

Aku bukan perempuan dengan cinta yang asal-asalan. Persetan apa kata orang, aku ingin denganku kamu jauh lebih mudah menghela nafas tanpa sebul rokok. Aku mau kamu bukan termasuk laki-laki yang menyebar cinta sembarangan, meninggalkan bekas luka di hati setiap perempuan. Percayalah, seburuk apapun kamu, aku justru akan semakin menguatkan genggaman di tanganmu. Sebab aku tak ingin cinta yang tanpa perubahan. Aku akan mencoba berjalan denganmu. Perlahan saja, aku tak terburu waktu. Aku denganmu, bergandeng sejalan merubah yang katanya hina jadi sesuatu yang lebih berharga. 

Berdua akan jauh lebih mudah membangun kembali yang sudah mulai rapuh dan rusak.

I just want to be with you

Rangkul aku, sayang. Katakan, cintamu bukan untuk mengingatkan aku bagaimana rasanya terluka. Dekap aku, sayang. Dengar, aku ingin kamu paham sempurna itu ketika kita menjadikan diri jauh lebih mulia setiap harinya.




Peluk aku, sayang. Dan yakinkan bahwa cinta yang kau miliki tak akan menjatuhkan hargaku, tapi yang akan melambungkan harga jauh lebih tinggi. Dan kamu harus percaya sebaris doa untukmu adalah bagian dari cinta yang menyempurnakan kesederhanaan.


"Percayalah, aku akan selalu mendoakanmu meski kamu sering lupa menjaga hatiku, seperti Tuhan yang tetap mencintaimu meski kamu tak pernah membalas-Nya."



2 komentar:

Anonymous said...

Good words. Romantic.

Radiana Fasih said...

thanks

Post a Comment